Tampilkan postingan dengan label Cara Menyelamatkan Bumi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cara Menyelamatkan Bumi. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Desember 2012

75 cara menyelamatkan bumi

Sebarkan Tip ini kepada tiap orang yang anda jumpai. Memang lidah tak
bertulang, berbicara memang lebih mudah dibanding melakukannya.
Padahal tanpa banyak bicarapun sebenarnya kita semua bisa ikut
mengambil bagian dalam upaya pelestarian lingkungan

1. Jangan menggunakan listrik untuk penerangan atau peralatan
kecuali jika anda benar-bnar sedang menggunakannya, jika tidak
menggunakannya matikanlah !
2. Menggunakan lampu luorescent (neon) yang hemat energi.
3. Pergunakan penerangan, pembangkit listrik, unit-unit pemanas
bertenaga surya.
4. Manfaatkan lebih banyak penerangan cahaya alam.
5. Pergunakan ventilasi yang struktural untuk penyejuk ruangan
daripada menggunakan Air Condition (AC)
6. Pergunakan air dingin, bukan air panas.
7. Pastikan peralatan bertenaga listrik tetap efisien dan terawat
dengan baik
8. Pengendalian penerangan, alat pendingin udara secara otomatis,
misal dengan alat sensor cahaya
9. Pergunakan alat-alat pematul cahaya untuk menggantikan lampu
penerangan.
10. Pergunakan film pelapis kaca atau rayban untuk mengurangi panas
matahari.
11. Tanamlah tanaman sebanyak mungin di kebun anda untuk mengurangi
karbondiosida.
12. Jangan membakar apa saja, bahkan rokok.
13. Lengkapi mobil atau motor anda dengan katalisator.
14. Jika anda menghentikan kendaraan dalam waktu yang tidak lama,
jangan matikan mesin kendaraan anda.
15. Kurangi bawaan pada kendaraan anda untuk mengurangi beban,
bahkan mengeluarkan sebatang pensil dari kendaraanpun akan membantu.
16. Jangan membuang sesuatu yang dapat di daur ulang, seperti kaleng
aluminium dan kertas. Simpan dan berikan pemulung untuk dijual kembali.
17. Meminimalisir penggunaan styrofoam (gabus sintetik) untuk
bungkus makanan.
18. Lihat dan periksa kembali jika anda menggunakan aerosol, cat,
AC, apakah mengandung khlorofluorokarbon (CFC).
19. Jangan beli barang apapun yang langsung dibuang sesudah dipakai
sekali, jika ada barang sejenis yang dapat dibeli sebagai investasi
jangka panjang.
20. Belilah produk yang anda sukai sehingga produk tersebut tidak
perlu diganti sampai benar-benar rusak dan tidak dapat dipakai kembali.
21. Cobalah untuk tidak memiliki barang yang hanya memiliki nilai
estetika saja.
22. Berhati-hati dengan barang plastik yang anda beli karena ada
beberapa jenis plastik tidak dapat di daur ulang.
23. Bawalah tas anda sendiri jika hendak berbelanja yang terbuat
dari kain atau kanvas untuk mengurangi produk plastik.
24. Katakan pada seseorang jika anda melihatnya membuang sampah
secara sembarangan.
25. Jangan sekali-sekali memotong tanaman atau menebang pohon karena
tetumbuhan membantu menyelamatkan bumi.
26. Sirami taman anda dengan air hujan, buat sistem tadah hujan.
27. Pergunakan air sehemat mungkin untuk mencuci kendaraan dan
menyiram kebun anda.
28. Pisahkan sampah yang dapat di daur ulang dan tidak.
29. Jangan membuang sampah kedalam saluran air, terusan air, sungai
dan laut.
30. Jangan gunakan bahan kimia terutama bahan detergen dan bahan
pembersih yang mengandung phospat.
31. Pakailah bahan pengganti zat kimia dalam rumah misal jus lemon
dicampur dengan garam,cuka dan amoniak.
32. Jangan menggunakan air lebih dari yang anda perlukan.
33. Apabila mungkin, air di daur ulang.
34. Jangan menggunakan air untuk membersihkan halaman jika dapat
dibersihkan dengan sapu.
35. Pastikanlah agar keran bekerja dengan baik dan pergunakan
pancuran yang mengalir pelan.
36. Periksa pembilas toilet berada dalam keadaan baik untuk
menghindarkan pembilasan yang tidak perlu.
37. Simpan air bekas dan mesin cuci pakaian untuk mencuci kendaraan
anda.
38. Biasakan meminum air dengan tidak menyisakan air dalam gelas.
39. Jangan melakukan perjalanan, kecuali anda terpaksa melakukannya.
40. Jangan melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi, kecuali
jika anda memang terpaksa.
41. Pergunakan kendaraan umum untuk mengurangi kemacetan, karbon
monoksida dan ongkos parkir.
42. Pergunakan sepeda, jika jarak yang ditempuh relatif dekat.
43. Pergunakan bahan bakar yang bebas timah (unleaded fuel)
44. Pergunakan bahan bakar beroktan rendah.
45. Mengkonversi mesin kendaraan anda untuk memakai gas alam yang
dipadatkan.
46. Merawat mesin dengan teratur.
47. Pilih kendaraan yang menggunakan bahan bakar paling efisien.
48. Jika hendak mencetak (nge-print) periksa setting print terlebih
dahulu, pergunakan cetak draft untuk menghemat tinta.
49. Pergunakan dibalik kertas yang telah terpakai untuk kebutuhan
intern.
50. Jangan pergunakan gambar-gambar yang yang tidak dibutuhkan dalam
sebuah tulisan, karena gambar membutuhkan tinta yang lebih.
51. Pilih jenis dan ukuran huruf yang standart.
52. Jangan mempergunakan pupuk yang mengandung zat kimia atau
penyalahgunaan pestisida.
53. Pergunakan bahan kimia untuk tanaman herbisida dan fungisida
seefisien mungkin.
54. Mulailah menanam tanaman dengan teknik hidroponik (ditanam tanpa
menggunakan tanah dan hanya memberi gizi secukupnya di dalam air.
55. Untuk pedagang keliling, jangan menghidupkan alat-alat yang
menimbulkan suara bising, kecuali untuk memberikan demonstrasi kepada
konsumen.
56. Menghindarkan musik pengiring ditempat-tempat publik.
57. Jangan mengoperasikan peralatan pada jam-jam puncak istirahat.
58. Hindari memperdengarkan musik bersuara keras, sehingga
mengaburkan bunyi pengumuman yang penting.
59. Pastikan bahwa peralatan benar-benar kedap suara dan diservis
untuk memperkecil suara bising.
60. Pakailah alat penutup telinga jika bekerja pada mesin yang
bersuara bising.
61. Pastkan agar produk yag menimbulkan suara mengeluarkan suara
sekecil mungkin atau diisolasi.
62. Gunakanlah alat-alat musik pada tingkat suara yang wajar dan
tidak memekakkan telinga.
63. Jangan menempel poster,atribut organisasi atau hal-hal yang
berbau promosi di dinding atau tembok di area publik.
64. Hindari pemasangan tanda penunjuk atau rambu lebih dari satu
sehingga orang tidak dibingungan dengan rambu itu.
65. Pasanglah reklame atau baliho pada tingkat kewajaran.
66. Jangan bangun pabrik yang menimbulkan pencemaran di daerah
pemukiman.
67. Pastikan adanya prasarana yang memadai untuk pembuangan seluruh
limbah.
68. Meminimalisir tingkat asap beracun dan limbah cair yang rendah.
69. Cari informasi dari pemerintah mengenai standar pencemaran udara
dan air yang dapat diterima.
70. Pergunakan bahan bakar yang paling sedikit menimbulkan pencemaran.
71. Pergunakan teknologi pembersih atau anti pencemaran yang ada
untuk menjaga agar prosesing pabrik anda menjadi bersih.
72. Hindarkan pemakaian bahan-bahan beracun, kecuali jika hal
tersebut sangat diperlukan sekali.
73. Jangan menanam limbah beracun tanpa nasehat ahli.
74. Jangan membuang limbah beracun di luar pabrik anda.
75. Jangan membakar limbah industri di tempat terbuka. (Berbagai Sumber)

Apapun yang anda lakukan dan apapun yang anda beli, pikirkan apakah
anda merusak lingkungan kita??


Sumber:  http://forum.kompas.com/green-global-warming/2955-save-our-planet-%5B75-cara-menyelamatkan-bumi%5D.html

Minggu, 23 Desember 2012

Sumur Resapan

Masalah yang sedang menjadi topik utama saat ini adalah soal kelangkaan air yang dialami oleh berbagai daerah di tanah air. Air merupakan unsur pokok yang sangat vital dan semua makhluk sangat membutuhkan keberadaannya, tidak terkecuali manusia. Namun saat ini untuk mendapatkan satu ember air saja warga harus rela berjalan puluhan kilo, naik turun bukit. Itupun baru untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak, belum untuk mandi, mencuci, apalagi untuk ternak maupun tanaman. Bahkan para peternak harus rela menjual sebagian ternaknya untuk membeli air dengan tangki – tangki, dan untuk menyiram tanaman mereka di ladang. Demikian gambaran yang nyata keadaan kekeringan yang terjadi sekarang ini.

Kekeringan yang terjadi tahun ini dirasakan memang lebih panjang dan lebih parah dari tahun – tahun yang lalu. Hal ini diperparah lagi dengan semakin buruknya kualitas tanah yang ada juga semakin kurang pedulinya masyarakat akan pentingnya pelestarian tanah dan air. Sumur resapan sangat bermanfaat baik dimusim hujan maupun kemarau, karena fungsi dari sumur resapan tersebut dapat menurunkan laju aliran permukaan, meningkatkan infiltrasi juga mengurangi evaporasi.


Dengan dibuatnya sumur resapan pada suatu daerah maka akan didapatkan manfaat yang sangat besar bagi daerah tersebut juga daerah sekitarnya. Sebagai contoh dengan dibuatnya sumur resapan maka air hujan yang jatuh dipermukaan tanah akan masuk ke sumur resapan tersebut sehingga laju aliran permukaan dapat dikurangi. Hal ini juga sebagai cara untuk menanggulangi bencana erosi, karena lapisan tanah yang diatas tidak ikut terbawa aliran air hujan / aliran permukaan. Selain dari itu juga diperoleh manfaat lain dari sumur resapan yaitu tingginya tingkat infiltrasi air hujan, sehingga akan memperkaya kandungan air tanah yang dapat sebagai cadangan air bila musim kemarau datang. Manfaat yang didapatkan oleh daerah lain terutama daerah dibawahnya adalah tersedianya air tanah maupun sumber air. Untuk itu sangat diharapkan kesadaran dari masyarakat terutama yang berada di catchment area atau daerah tangkapan air untuk membangun sumur resapan sebagai upaya konservasi tanah dan sumber mata air.


Permasalahan.

Dengan keadaan yang memprihatinkan tersebut perlu dipikirkan solusi yang tepat serta diupayakan langkah yang relatif mudah untuk mengatasi permasalahan mengenai air ini, dengan tujuan untuk menanggulangi dampak yang mungkin terjadi pada saat musim kemarau panjang. Dengan program tersebut diharapkan warga masyarakat yang daerahnya masih luas dan lapang bisa membuat sumur resapan dan mendapatkan manfaat yang berarti.

Tujuan.

a. Menurunkan laju aliran permukaan (run-off).
Diharapkan dengan dibangunnya sumur resapan didaerah tersebut maka air hujan yang jatuh di permukaan tanah akan dapat meresap ke dalam tanah lewat sumur – sumur tersebut sehingga tidak terjadi aliran permukaan yang besar.
b. Meningkatkan infiltrasi.
Dengan masuknya air hujan kedalam sumur – sumur resapan tersebut, maka dapat dikatakan mempertinggi infiltrasi yang akan dapat menambah ketinggian muka air tanah. Air tanah inilah yang nantinya sangat bermanfaat bagi warga masyarakat dimusim kemarau.
c. Mengurangi evaporasi.
Air hujan yang jatuh langsung di permukaan tanah apabila tanah tidak mampu menyerap air maka akan timbul genangan – genangan air yang akan terevaporasi dan menguap tanpa sempat meresap kedalam tanah.
d. Penyeimbang neraca hidrologi.
Dengan semakin banyaknya air yang masuk kedalam sumur resapan maka akan memperkecil rasio cadangan air antara musim penghujan dan kemarau.

Manfaat.

1. Meningkatkan ketersediaan air daerah dibawahnya.
2. Mengurangi resiko kekeringan di musim kemarau dan bahaya banjir di musim penghujan, khususnya untuk daerah hilir.
Menyeimbangkan neraca hidrologi agar rasio perbedaan antara musim hujan dan kemarau tidak terlalu tajam.
3. Meningkatkan resapan air ke dalam tanah (infiltrasi).
4. Mengurangi sedimentasi dan fluktuasi debit air sungai.
 Sumber:Masyarakat Peduli Lingkungan

Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Publik

Public Green Open Space atau ruang terbuka hijau publik adalah sebuah sarana yang harus ada di di sebuah kota. RTH publik bisa berupa jalur hijau, sepadan sungai, taman kota atau hutan kota. Di negara-negara maju setiap kota diwajibkan memiliki RTH sebesar minimum 40%... namun kebijakan di Indonesia minimum 30 %.

namun walau kebijakannya sudah diturunkan tetap saja lahan-lahan yang masih kosong justru dibuat perumahan dan mall. sehingga RTH di Jakarta hanya tersisa 9% saja.

RTH publik dirasa tidak penting karena pemanfaatannya yang kurang oleh warga kota..sehingga manfaatnya tidak dilirik oleh pemerintah. pemerintah cenderung mengesampingkan manfaat RTH publik dan menggantinya dengan yang lebih bermanfaat seperti Mall, perkantoran dan perumahan.

untuk itu kita harus berusaha menjadi pelopor dalam pemanfaatan ruang terbuka hijau publik. dimulai dari Jakarta dan selanjutnya diharapkan dapat menyebar ke seluruh Indonesai.

bagaimana cara mempeloporinya?

Ayoo...manfaatkan RTH publik di lingkunganmu. untuk wisata keluarga, reunian, atau kumpul komunitas.

Taman kota yang saya tahu adalah taman Suropati, Taman Monas, Taman Menteng, Taman Ayodia dan Taman Situ Lembang.

Hutan Kota yang saya tahu adalah Hutan Kota UI dan Hutan Mangrove Muara Angke.

selamat menikmati RTH Publik ^_^

 
Sumber: http://green.web.id/blogs/192/248/pemanfaatan-ruang-terbuka-hijau

Lubang Resapan Biopori (LRB) untuk menyimpan air tanah

Apa itu Lubang Resapan Biopori (LRB)?

LRB adalah lubang yang dibuat secara tegak lurus (vertikal) kedalam tanah, dengan diameter 10-30 cm dan kedalaman 100cm. Atau tidak melebihi muka air tanah dangkal. Lubang perlu diisi sampah organik sebagai sumber makanan fauna tanah dan akar tanaman yang mampu membuat biopori atau liang (terowongan-terowongan kecil) di dalam tanah.

Alat apa saja yang digunakan untuk membuat LRB?

Alat yang digunakan:
bor tanah (Bor Biopori) atau alat lain yang dapat membuat lubang vertikal, seperti linggis dan alat untuk mengeluarkan tanah dari mata bor.
Bagaimana membuat Lubang Resapan Biopori
Cari lokasi yang tepat untuk membuat lubang LRB, yaitu pada daerah air hujan yang mengalir seperti taman, halaman parkir, dsb nya.
tanah yang akan dilubangi disiram dengan air supaya mudah untuk dilubangi.
Letakkan mata bor tegak lurus dengan tanah untuk memulai pengeboran.
Lubangi tanah dengan bor Biopori, (bor Biopori adalh bor untuk tanah mineral, (bor Biopori adalah bor untuk tanah mineral), dengan menekan bor kekanan sambil diputar kekanan hingga bor masuk kedalam tanah.
Dan untuk memudahkan dalam pengeboran, lakukan penyiraman dengan air selama pengeboran.
Nah setiap kurang lebih 15 cm atau sedalam mata bor berhenti, tarik mata bor sambil tetap diputar kearah kanan, untuk membersihkan tanah yang berada didalam mata bor.
Bersihkan tanah dari dalam mata bor dengan menggunakan pisau atau alat tusuk lainnya, dimulai dengan menekan tanah dari sisi dalam mata bor sehingga tanah mudah dilepaskan.
Lakukan terus proses pelubangan tanah berulang-ulang hingga mencapai kedalaman kurang lebih 100cm.
Apabila tanah berbatu atau kerikil, sehingga terhambatnya pengeboran, maka pengeboran dapat dihentikan hingga kedalamn yang bisa ditembus oleh mata bor saja, walaupun hanya mencapai kedalaman kurang lebih 50 cm.

lalu isi dengan sampah organik.
Apa saja yang bisa dimasukkan ke dalam LRB?

adalah bahan-bahan yang mudah terurai oleh fauna tanah, misalnya daun, rumput dan sisa-sisa makanan atau yang biasa disebut sampah organik. Tapi jangan memasukkan sampah anorganik ya, seperti plastik, kaleng, mika/fiber karena tidak dapat terurai loh!!
Bagaimana LRB bisa meningkatkan daya resap air?
Nah, bila fauna tanah telah membuat terowongan kecil dalam tanah maka luas bidang permukaannya akan bertambah. Sebagai contoh bila lubang bor berdiameter 10 cm maka luas bidang resapan menjadi 3.218 cm2 (setara dengan volume air 1 ember/321.800 cm3)!
Wah bayangkan banyaknya air tanah yang tersedia di lahan kita jika kita bisa membuat banyak lubang LRB!

Apa sih manfaatnya?
a. meresapkan air hujan kedalam tanah
b. menjaga ketersediaan air tanah
Selain itu LRB bisa dimanfaatkan untuk membuat kompos loh!!!
Kapan dan Bagaimana memanen kompos dari LRB?
Yang wajib dilakukan adalah memberikan pakan bagi fauna tanah, usahakan untuk mengisi lubang dengan sampah organik seiap 5 (lima) hari sekali ya!
Dalam 3 bulan kompos umumnya sudah terbentuk dan siap untuk diangkat (dipanen).
Untuk mengambil kompos dari dalam LRB, lakukan seperti saat melakukan pengeboran, tapi yang kita ambil komposnya.
Selesai panen, isi kembali lubang dengan sampah organik.
Tidak sulitkan?
Dimana lokasi pembuatan Lubang Resapan Biopori
Dihalaman rumah, perkantoran, lapangan parkir
Di parit / selokan yang berfungsi hanya untuk aliran pembuangan air hujan saja
Dilahan kebun dan areal terbuka lainnya
Jangan biarkan air hujan terbuang percuma...!

Ukuran bor biopori:
tinggi/panjang bor 120 cm,
diameter bor 10 cm,
lebar gagang pegangan kurang lebih 40 cm
Ternyata, sangat mudah dan praktis loh kalau kita mau sedikit berusaha
Ayo kita buat LRB sebanyak mungkin, supaya kita bisa mendapatkan manfaatnya....!!!!

untuk menghindari bahaya terperosok dan longsoran tanah pada lubang resapan biopori, bisa dilakukan dengan:
a. beri paralon (pipa pvc) seukuran lubang dengan panjang 10-15 cm
b. bila diperlukan, tambahkan penyemenan (campuran semen dan pasir) di sekeliling mulut lubang
c. bila daerah lubangsering dilalui orang, tutup lubang dengan kawat atau jaring

Manfaatkan Pekarangan Rumah Kita
Dengan berbagai keterbatasan yang kita miliki, bukan berarti kita tidak dapat berpartisipasi dalam upaya pengelolaan lingkingan hidup. dimulai dari pekarangan rumah, banyak hal yang didapat kita lakukan untuk mengelola lingkungan disekitar kita.

* Konservasi Air
isu kelangkaan air bersih sudah menjadi perbincangan di tingkat nasional dan internasional dalam beberapa tahun terakhir ini, untuk membantu mengurangi permasalahn ini manfaatkan pekarangan rumah kita untuk mengkonservasi air, dengan membuat parit/areal/sumur/lubang resapan.
sumber:Masyarakat Peduli Lingkungan

Minggu, 16 Desember 2012

Tips Melestarikan Lingkungan Hidup



Atur tanaman
Menanam banyak pohon hanya baik untuk jangka pendek karena terlalu banyak pohon juga menghasilkan karbon dioksida. Tapi ada alasan lain yang bisa dipakai, misal untuk mengurangi biaya pendinginan dengan menutup perangkat pendingin atau ruangan tertentu dari panas sinar matahari langsung.
Untuk pemilihan tanaman, sebaiknya gunakan yang hanya membutuhkan sedikit air. Pilih tanaman keras. Jika menggunakan tanaman yang butuh banyak air, tempatkan secara bergerombol untuk menghemat pemakaian air dan mengatur kelembaban disekitar tanaman.

Menggunakan barang daur ulang
Memproduksi barang daur ulang lebih mudah daripada memproduksi barang baru. Jadi apabila Kita menggunakan barang daur ulang, kita bisa meningkatkan perdagangan sekaligus juga meminimalkan penggunaan energi. Tidak hanya itu, barang daur ulang biasanya juga lebih murah dari barang baru, bisa sampai sepertiganya.

Jangan Buat Polusi Terlalu Banyak
Polusi adalah masalah terbesar di setiap tempat di dunia saat ini. Muncul dalam berbagai bentuk seperti udara, air dan polusi tanah. Meskipun pencemaran memang tidak bisa dihindari apalagi sekarang sektor industri meningkat, tetap, kami setidaknya bisa meminimalkan penyebab itu.
 
Amati 3 R
3 R itu atau apa yang dikenal kadang-kadang sebagai Reduce, Reuse dan Recycle dianggap paling penting dan efektif dalam menjaga kebersihan sekitar kita. Mengurangi penggunaan elemen yang berbahaya bagi lingkungan kita. Recycle beberapa item seperti kertas, plastik kaca, untuk meminimalkan emisi karbon dioksida ketika hal-hal ini hanya dibakar. Menggunakan kembali beberapa botol, kantong plastik dan kontainer untuk mengurangi sampah di sekitarnya.

Gunakan Eco-Friendly Bahan Pembersihan
Apa kau tidak tahu bahwa zat pembersih yang Anda gunakan di rumah dan di tempat kerja Anda juga dapat menyebabkan kerusakan pada lingkungan kita? Ya itu, Anda baru saja membacanya dengan benar. Ada beberapa bahan kimia yang membawa terlalu banyak membahayakan bagi lingkungan kita. Jadi selalu memilih ramah lingkungan bahan pembersih untuk menjaga lingkungan kita bersih dan hijau. Penggunaan secara terus menerus ramah lingkungan bahan akan menyelamatkan dunia kita untuk generasi masa depan.

Hindari pemakaian kertas sepanjang hari.
74% dari total emisi gas rumah kaca Indonesia (tahun 1994) dihasilkan dari kegiatan penebangan dan kebakaran hutan.
Saat ini, konsumsi kertas Indonesia tahun 2005 sebesar 5,6 juta ton.
Dibutuhkan sekitar 22,4 juta meter kubik kayu untuk memproduksinya.
 
Tidak membuang sampah ke sungai.
Hal ini selain dapat mencemari lingkungan, juga dapat menyebabkan bencana seperti banjir.
Lalu juga dapat menjadi sumber penyakit.

Tips menghemat energi



Berpergian jarak dekat dengan berjalan kaki atau bersepeda.
Dengan hal ini, kita dapat menghemat bahan bakar yang tidak perlu. Jangan karena kita malas berjalan kaki atau bersepeda padahal jaraknya cukup dekat.
Hal ini sekaligus menjadi olahraga sendiri bagi kita sendiri.

Mematikan listrik yang tidak dipakai
Barang barang elektronik seperti TV, Kulkas, AC, kipas angin tentu memakai listrik yang tidak sedikit.
Jika kondisi ruangan tidak ada orang, sedangkan barang barang elektronik seperti yang disebutkan masih menyala, bukankan sangat memboroskan listrik?
Jika kita dapat menghemat listrik dengan bijak, ini juga dapat menghemat biaya pengeluaran untuk pembayaran listrik hingga 30%.

Menyalakan AC tidak terlalu dingin atau menurunkan temperatur suhu AC.
Kita tidak perlu menggunakan AC hingga suhu yang terlalu dingin karena selain dapat menambah biaya listrik, juga tidak perlu menggunakan suhu yang terlalu dingin, walaupun alasannya karena ingin cepat dingin.

Mematikan TV, radio, dan komputer jika tidak digunakan.
Barang barang elektronik menggunakan cukup banyak listrik, terutama TV dan Komputer, jadi lebih baik penggunaan untuk barang barang seperti itu cukup hanya jika perlu saja.

Matikan lampu sebelum tidur atau gunakan lampu dengan daya yang lebih kecil dibandingkan lampu utama ruangan.
Bukankah berjam jam menggunakan lampu berdaya tinggi tetapi orangnya sedang tidak beraktifitas juga sangat tidak efektif.
Jadi, ketika malam hari, terutama ketika jam tidur, kita tidak perlu menggunakan penerangan dengan daya yang besar, karena hal itu akan memboroskan energi.

Menggunakan penerangan alami di siang hari.
Hal ini juga bisa dioptimalkan dengan memperbanyak jendela atau lubang untuk masuknya cahaya matahari.
Pada siang hari, cahaya matahari malah bisa dibilang cukup terang untuk kita dapat menjalankan aktifitas kita sehari hari, sehingga rasanya kurang efektif jika kita malah menggunakan penerangan buatan, padahal ada penerangan alami yang gratis dari alam.

Efesiensi kulkas.
Sebaiknya ganti kulkas yang sudah tua, yang beli tahun 2001 dan sebelumnya dengan kulkas baru.
Hal ini mengingat dalam 10 tahun, kulkas mengalami peningkatan-peningkatan kebutuhan daya hingga mencapai 75%. Sementara, kulkas baru dengan standar hemat energi dapat menghemat 20%.

Kurangi juga frekuensi membuka pintu kulkas. hampir 7% energi akan terbuang jika pintu kulkas terlalu sering atau lama dibuka. Selain itu, untuk setiap menit anda membuka pintu kulkas, akan diperlukan tiga menit full energi untuk mengembalikan suhu kulkas ke suhu yang diinginkan.
Walaupun ini hanya hal sepele, namun ini merupakan pemborosan yang tidak perlu, jadi usahakan menutup pintu kulkas dengan rapat untuk menjaga suhu dalam kulkas.

Tempatkan kulkas minimal 15cm dari tembok rumah dan jauhkan dari sumber panas, seperti kompor, sinar matahari, maupun radiator, karena hal tersebut dapat berpengaruh besar pada penarikan listrik.

Jangan mengisi kulkas terlalu penuh. Hal ini dapat menghambat peredaran udara dingin yang mengakibatkan beban kerja kulkas lebih berat.

Jangan langsung memasukkan makanan yang masih panas kedalam kulkas. Dengan melakukan hal-hal diatas, anda dapat menghemat biaya pengeluaran listrik yang bersumber dari kulkas.

Menyimpan air panas dalam termos agar tidak sering – sering memasak air.
Ini merupakan hal yang cukup efektif karena jika kita terlalu sering memasak air padahal penggunaannya hanya sedikit, maka akan kurang efektif dibandingkan jika kita memasak banyak air, lalu menyimpannya di termos, sehingga energi yang digunakan tidak terlalu banyak.

Mematikan keran air jika bak penampungan air telah penuh.
Terkadang beberapa orang sering lupa mematikan keran air, sehingga air dalam penampungan terlalu penuh dan airnya meluap, sehingga membuang persediaan air bersih, padahal air bersih juga memerlukan proses yang memerlukan energi untuk memprosesnya.
Bukankan selain memboroskan biaya air bersih, ini juga memboroskan energi?

Tidak sering mandi air hangat.
Mandi air hangat memang enak, dan menghangatkan tubuh, namun air hangat tersebut juga memakai energi untuk memanaskannya bukan??
Lebih baik mandi menggunakan air dingin, karena selain menghemat energi, juga baik untuk kesehatan tubuh.
Untuk sekedar info, salah satu rahasia orang panjang umur adalah mandi air dingin.

Membersihkan lantai dengan sapu, tidak dengan pengisap debu.
Membersihkan lantai dengan penghisap debu tentu memerlukan listrik yang cukup banyak, jadi lebih baik kita menggunakan sapu yang sama sekali tidak menggunakan listrik, hanya menggunakan energi tubuh kita.
Bukankah ini juga untuk membugarkan tubuh kita?

Gunakan bola lampu yang hemat energi.
Lampu neon merupakan lampu yang hemat energi dibanding lampu pijar.
Satu bola lampu neon dapat menghemat tagihan listrik dan dapat bertahan 10 kali lebih lama daripada lampu biasa.

Atur tingkat panas sesuai bahan yang akan disetrika.
Bersihkan kerak pada setrika yang dapat menghambat panas. Matikan kalau tidak dipakai.

Kurangi penggunaan Kipas angin.
Kalau bisa membuka jendela dan cukup sirkulasi udara, mungkin tak perlu lagi kipas angin. Kalau masih ingin menggunakan kipas angin, gunakanlah timer atau pengatur waktu sesuai kebutuhan atau matikan jika tidak ada orang di dalam ruangan.