Minggu, 23 Desember 2012

Sumur Resapan

Masalah yang sedang menjadi topik utama saat ini adalah soal kelangkaan air yang dialami oleh berbagai daerah di tanah air. Air merupakan unsur pokok yang sangat vital dan semua makhluk sangat membutuhkan keberadaannya, tidak terkecuali manusia. Namun saat ini untuk mendapatkan satu ember air saja warga harus rela berjalan puluhan kilo, naik turun bukit. Itupun baru untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak, belum untuk mandi, mencuci, apalagi untuk ternak maupun tanaman. Bahkan para peternak harus rela menjual sebagian ternaknya untuk membeli air dengan tangki – tangki, dan untuk menyiram tanaman mereka di ladang. Demikian gambaran yang nyata keadaan kekeringan yang terjadi sekarang ini.

Kekeringan yang terjadi tahun ini dirasakan memang lebih panjang dan lebih parah dari tahun – tahun yang lalu. Hal ini diperparah lagi dengan semakin buruknya kualitas tanah yang ada juga semakin kurang pedulinya masyarakat akan pentingnya pelestarian tanah dan air. Sumur resapan sangat bermanfaat baik dimusim hujan maupun kemarau, karena fungsi dari sumur resapan tersebut dapat menurunkan laju aliran permukaan, meningkatkan infiltrasi juga mengurangi evaporasi.


Dengan dibuatnya sumur resapan pada suatu daerah maka akan didapatkan manfaat yang sangat besar bagi daerah tersebut juga daerah sekitarnya. Sebagai contoh dengan dibuatnya sumur resapan maka air hujan yang jatuh dipermukaan tanah akan masuk ke sumur resapan tersebut sehingga laju aliran permukaan dapat dikurangi. Hal ini juga sebagai cara untuk menanggulangi bencana erosi, karena lapisan tanah yang diatas tidak ikut terbawa aliran air hujan / aliran permukaan. Selain dari itu juga diperoleh manfaat lain dari sumur resapan yaitu tingginya tingkat infiltrasi air hujan, sehingga akan memperkaya kandungan air tanah yang dapat sebagai cadangan air bila musim kemarau datang. Manfaat yang didapatkan oleh daerah lain terutama daerah dibawahnya adalah tersedianya air tanah maupun sumber air. Untuk itu sangat diharapkan kesadaran dari masyarakat terutama yang berada di catchment area atau daerah tangkapan air untuk membangun sumur resapan sebagai upaya konservasi tanah dan sumber mata air.


Permasalahan.

Dengan keadaan yang memprihatinkan tersebut perlu dipikirkan solusi yang tepat serta diupayakan langkah yang relatif mudah untuk mengatasi permasalahan mengenai air ini, dengan tujuan untuk menanggulangi dampak yang mungkin terjadi pada saat musim kemarau panjang. Dengan program tersebut diharapkan warga masyarakat yang daerahnya masih luas dan lapang bisa membuat sumur resapan dan mendapatkan manfaat yang berarti.

Tujuan.

a. Menurunkan laju aliran permukaan (run-off).
Diharapkan dengan dibangunnya sumur resapan didaerah tersebut maka air hujan yang jatuh di permukaan tanah akan dapat meresap ke dalam tanah lewat sumur – sumur tersebut sehingga tidak terjadi aliran permukaan yang besar.
b. Meningkatkan infiltrasi.
Dengan masuknya air hujan kedalam sumur – sumur resapan tersebut, maka dapat dikatakan mempertinggi infiltrasi yang akan dapat menambah ketinggian muka air tanah. Air tanah inilah yang nantinya sangat bermanfaat bagi warga masyarakat dimusim kemarau.
c. Mengurangi evaporasi.
Air hujan yang jatuh langsung di permukaan tanah apabila tanah tidak mampu menyerap air maka akan timbul genangan – genangan air yang akan terevaporasi dan menguap tanpa sempat meresap kedalam tanah.
d. Penyeimbang neraca hidrologi.
Dengan semakin banyaknya air yang masuk kedalam sumur resapan maka akan memperkecil rasio cadangan air antara musim penghujan dan kemarau.

Manfaat.

1. Meningkatkan ketersediaan air daerah dibawahnya.
2. Mengurangi resiko kekeringan di musim kemarau dan bahaya banjir di musim penghujan, khususnya untuk daerah hilir.
Menyeimbangkan neraca hidrologi agar rasio perbedaan antara musim hujan dan kemarau tidak terlalu tajam.
3. Meningkatkan resapan air ke dalam tanah (infiltrasi).
4. Mengurangi sedimentasi dan fluktuasi debit air sungai.
 Sumber:Masyarakat Peduli Lingkungan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar