Sumur Resapan

Masalah
yang sedang menjadi topik utama saat ini adalah soal kelangkaan air
yang dialami oleh berbagai daerah di tanah air. Air merupakan unsur
pokok yang sangat vital dan semua makhluk sangat membutuhkan
keberadaannya, tidak terkecuali manusia. Namun saat ini untuk
mendapatkan satu ember air saja warga harus rela berjalan puluhan kilo,
naik turun bukit. Itupun baru untuk memenuhi kebutuhan minum dan
memasak, belum untuk mandi, mencuci, apalagi untuk ternak maupun
tanaman. Bahkan para peternak harus rela menjual sebagian ternaknya
untuk membeli air dengan tangki – tangki, dan untuk menyiram tanaman
mereka di ladang. Demikian gambaran yang nyata keadaan kekeringan yang
terjadi sekarang ini.
Kekeringan yang terjadi tahun ini dirasakan memang lebih panjang dan
lebih parah dari tahun – tahun yang lalu. Hal ini diperparah lagi dengan
semakin buruknya kualitas tanah yang ada juga semakin kurang pedulinya
masyarakat akan pentingnya pelestarian tanah dan air. Sumur resapan
sangat bermanfaat baik dimusim hujan maupun kemarau, karena fungsi dari
sumur resapan tersebut dapat menurunkan laju aliran permukaan,
meningkatkan infiltrasi juga mengurangi evaporasi.
Dengan dibuatnya sumur resapan pada suatu daerah maka akan didapatkan
manfaat yang sangat besar bagi daerah tersebut juga daerah sekitarnya.
Sebagai contoh dengan dibuatnya sumur resapan maka air hujan yang jatuh
dipermukaan tanah akan masuk ke sumur resapan tersebut sehingga laju
aliran permukaan dapat dikurangi. Hal ini juga sebagai cara untuk
menanggulangi bencana erosi, karena lapisan tanah yang diatas tidak ikut
terbawa aliran air hujan / aliran permukaan. Selain dari itu juga
diperoleh manfaat lain dari sumur resapan yaitu tingginya tingkat
infiltrasi air hujan, sehingga akan memperkaya kandungan air tanah yang
dapat sebagai cadangan air bila musim kemarau datang. Manfaat yang
didapatkan oleh daerah lain terutama daerah dibawahnya adalah
tersedianya air tanah maupun sumber air. Untuk itu sangat diharapkan
kesadaran dari masyarakat terutama yang berada di catchment area atau
daerah tangkapan air untuk membangun sumur resapan sebagai upaya
konservasi tanah dan sumber mata air.
Permasalahan.
Dengan keadaan yang memprihatinkan tersebut perlu dipikirkan solusi
yang tepat serta diupayakan langkah yang relatif mudah untuk mengatasi
permasalahan mengenai air ini, dengan tujuan untuk menanggulangi dampak
yang mungkin terjadi pada saat musim kemarau panjang. Dengan program
tersebut diharapkan warga masyarakat yang daerahnya masih luas dan
lapang bisa membuat sumur resapan dan mendapatkan manfaat yang berarti.
Tujuan.
a. Menurunkan laju aliran permukaan (run-off).
Diharapkan dengan dibangunnya sumur resapan didaerah tersebut maka air
hujan yang jatuh di permukaan tanah akan dapat meresap ke dalam tanah
lewat sumur – sumur tersebut sehingga tidak terjadi aliran permukaan
yang besar.
b. Meningkatkan infiltrasi.
Dengan masuknya air hujan kedalam sumur – sumur resapan tersebut, maka
dapat dikatakan mempertinggi infiltrasi yang akan dapat menambah
ketinggian muka air tanah. Air tanah inilah yang nantinya sangat
bermanfaat bagi warga masyarakat dimusim kemarau.
c. Mengurangi evaporasi.
Air hujan yang jatuh langsung di permukaan tanah apabila tanah tidak
mampu menyerap air maka akan timbul genangan – genangan air yang akan
terevaporasi dan menguap tanpa sempat meresap kedalam tanah.
d. Penyeimbang neraca hidrologi.
Dengan semakin banyaknya air yang masuk kedalam sumur resapan maka akan
memperkecil rasio cadangan air antara musim penghujan dan kemarau.
Manfaat.
1. Meningkatkan ketersediaan air daerah dibawahnya.
2. Mengurangi resiko kekeringan di musim kemarau dan bahaya banjir di musim penghujan, khususnya untuk daerah hilir.
Menyeimbangkan neraca hidrologi agar rasio perbedaan antara musim hujan dan kemarau tidak terlalu tajam.
3. Meningkatkan resapan air ke dalam tanah (infiltrasi).
4. Mengurangi sedimentasi dan fluktuasi debit air sungai.
Sumber:Masyarakat Peduli Lingkungan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar