Berpergian jarak dekat dengan berjalan kaki
atau bersepeda.
Dengan hal
ini, kita dapat menghemat bahan bakar yang tidak perlu. Jangan karena kita
malas berjalan kaki atau bersepeda padahal jaraknya cukup dekat.
Hal ini sekaligus menjadi olahraga sendiri bagi kita sendiri.
Hal ini sekaligus menjadi olahraga sendiri bagi kita sendiri.
Mematikan listrik yang tidak dipakai
Barang barang
elektronik seperti TV, Kulkas, AC, kipas angin tentu memakai listrik yang tidak
sedikit.
Jika kondisi
ruangan tidak ada orang, sedangkan barang barang elektronik seperti yang
disebutkan masih menyala, bukankan sangat memboroskan listrik?
Jika kita
dapat menghemat listrik dengan bijak, ini juga dapat menghemat biaya pengeluaran
untuk pembayaran listrik hingga 30%.
Menyalakan AC tidak terlalu dingin atau
menurunkan temperatur suhu AC.
Kita tidak
perlu menggunakan AC hingga suhu yang terlalu dingin karena selain dapat
menambah biaya listrik, juga tidak perlu menggunakan suhu yang terlalu dingin,
walaupun alasannya karena ingin cepat dingin.
Mematikan TV, radio, dan komputer jika
tidak digunakan.
Barang
barang elektronik menggunakan cukup banyak listrik, terutama TV dan Komputer,
jadi lebih baik penggunaan untuk barang barang seperti itu cukup hanya jika
perlu saja.
Matikan lampu sebelum tidur atau gunakan
lampu dengan daya yang lebih kecil dibandingkan lampu utama ruangan.
Bukankah
berjam jam menggunakan lampu berdaya tinggi tetapi orangnya sedang tidak
beraktifitas juga sangat tidak efektif.
Jadi, ketika
malam hari, terutama ketika jam tidur, kita tidak perlu menggunakan penerangan
dengan daya yang besar, karena hal itu akan memboroskan energi.
Menggunakan penerangan alami di siang hari.
Hal ini juga
bisa dioptimalkan dengan memperbanyak jendela atau lubang untuk masuknya cahaya
matahari.
Pada siang hari, cahaya matahari malah bisa dibilang cukup terang untuk kita dapat menjalankan aktifitas kita sehari hari, sehingga rasanya kurang efektif jika kita malah menggunakan penerangan buatan, padahal ada penerangan alami yang gratis dari alam.
Pada siang hari, cahaya matahari malah bisa dibilang cukup terang untuk kita dapat menjalankan aktifitas kita sehari hari, sehingga rasanya kurang efektif jika kita malah menggunakan penerangan buatan, padahal ada penerangan alami yang gratis dari alam.
Efesiensi kulkas.
Sebaiknya
ganti kulkas yang sudah tua, yang beli tahun 2001 dan sebelumnya dengan kulkas
baru.
Hal ini
mengingat dalam 10 tahun, kulkas mengalami peningkatan-peningkatan kebutuhan
daya hingga mencapai 75%. Sementara, kulkas baru dengan standar hemat energi
dapat menghemat 20%.
Kurangi juga
frekuensi membuka pintu kulkas. hampir 7% energi akan terbuang jika pintu
kulkas terlalu sering atau lama dibuka. Selain itu, untuk setiap menit anda
membuka pintu kulkas, akan diperlukan tiga menit full energi untuk
mengembalikan suhu kulkas ke suhu yang diinginkan.
Walaupun ini
hanya hal sepele, namun ini merupakan pemborosan yang tidak perlu, jadi
usahakan menutup pintu kulkas dengan rapat untuk menjaga suhu dalam kulkas.
Tempatkan
kulkas minimal 15cm dari tembok rumah dan jauhkan dari sumber panas, seperti
kompor, sinar matahari, maupun radiator, karena hal tersebut dapat berpengaruh
besar pada penarikan listrik.
Jangan
mengisi kulkas terlalu penuh. Hal ini dapat menghambat peredaran udara dingin
yang mengakibatkan beban kerja kulkas lebih berat.
Jangan
langsung memasukkan makanan yang masih panas kedalam kulkas. Dengan melakukan
hal-hal diatas, anda dapat menghemat biaya pengeluaran listrik yang bersumber
dari kulkas.
Menyimpan air panas dalam termos agar tidak
sering – sering memasak air.
Ini
merupakan hal yang cukup efektif karena jika kita terlalu sering memasak air
padahal penggunaannya hanya sedikit, maka akan kurang efektif dibandingkan jika
kita memasak banyak air, lalu menyimpannya di termos, sehingga energi yang
digunakan tidak terlalu banyak.
Mematikan keran air jika bak penampungan
air telah penuh.
Terkadang
beberapa orang sering lupa mematikan keran air, sehingga air dalam penampungan
terlalu penuh dan airnya meluap, sehingga membuang persediaan air bersih,
padahal air bersih juga memerlukan proses yang memerlukan energi untuk
memprosesnya.
Bukankan selain memboroskan biaya air bersih, ini juga memboroskan energi?
Bukankan selain memboroskan biaya air bersih, ini juga memboroskan energi?
Tidak sering mandi air hangat.
Mandi air
hangat memang enak, dan menghangatkan tubuh, namun air hangat tersebut juga
memakai energi untuk memanaskannya bukan??
Lebih baik
mandi menggunakan air dingin, karena selain menghemat energi, juga baik untuk
kesehatan tubuh.
Untuk sekedar info, salah satu rahasia
orang panjang umur adalah mandi air dingin.
Membersihkan lantai dengan sapu, tidak
dengan pengisap debu.
Membersihkan
lantai dengan penghisap debu tentu memerlukan listrik yang cukup banyak, jadi
lebih baik kita menggunakan sapu yang sama sekali tidak menggunakan listrik,
hanya menggunakan energi tubuh kita.
Bukankah ini
juga untuk membugarkan tubuh kita?
Gunakan bola lampu yang hemat energi.
Lampu neon
merupakan lampu yang hemat energi dibanding lampu pijar.
Satu bola
lampu neon dapat menghemat tagihan listrik dan dapat bertahan 10 kali lebih
lama daripada lampu biasa.
Atur tingkat panas sesuai bahan yang akan
disetrika.
Bersihkan
kerak pada setrika yang dapat menghambat panas. Matikan kalau tidak dipakai.
Kurangi penggunaan Kipas angin.
Kalau bisa
membuka jendela dan cukup sirkulasi udara, mungkin tak perlu lagi kipas angin. Kalau
masih ingin menggunakan kipas angin, gunakanlah timer atau pengatur waktu
sesuai kebutuhan atau matikan jika tidak ada orang di dalam ruangan.
Home
Tidak ada komentar:
Posting Komentar