Minggu, 16 Desember 2012

Tips menghemat energi



Berpergian jarak dekat dengan berjalan kaki atau bersepeda.
Dengan hal ini, kita dapat menghemat bahan bakar yang tidak perlu. Jangan karena kita malas berjalan kaki atau bersepeda padahal jaraknya cukup dekat.
Hal ini sekaligus menjadi olahraga sendiri bagi kita sendiri.

Mematikan listrik yang tidak dipakai
Barang barang elektronik seperti TV, Kulkas, AC, kipas angin tentu memakai listrik yang tidak sedikit.
Jika kondisi ruangan tidak ada orang, sedangkan barang barang elektronik seperti yang disebutkan masih menyala, bukankan sangat memboroskan listrik?
Jika kita dapat menghemat listrik dengan bijak, ini juga dapat menghemat biaya pengeluaran untuk pembayaran listrik hingga 30%.

Menyalakan AC tidak terlalu dingin atau menurunkan temperatur suhu AC.
Kita tidak perlu menggunakan AC hingga suhu yang terlalu dingin karena selain dapat menambah biaya listrik, juga tidak perlu menggunakan suhu yang terlalu dingin, walaupun alasannya karena ingin cepat dingin.

Mematikan TV, radio, dan komputer jika tidak digunakan.
Barang barang elektronik menggunakan cukup banyak listrik, terutama TV dan Komputer, jadi lebih baik penggunaan untuk barang barang seperti itu cukup hanya jika perlu saja.

Matikan lampu sebelum tidur atau gunakan lampu dengan daya yang lebih kecil dibandingkan lampu utama ruangan.
Bukankah berjam jam menggunakan lampu berdaya tinggi tetapi orangnya sedang tidak beraktifitas juga sangat tidak efektif.
Jadi, ketika malam hari, terutama ketika jam tidur, kita tidak perlu menggunakan penerangan dengan daya yang besar, karena hal itu akan memboroskan energi.

Menggunakan penerangan alami di siang hari.
Hal ini juga bisa dioptimalkan dengan memperbanyak jendela atau lubang untuk masuknya cahaya matahari.
Pada siang hari, cahaya matahari malah bisa dibilang cukup terang untuk kita dapat menjalankan aktifitas kita sehari hari, sehingga rasanya kurang efektif jika kita malah menggunakan penerangan buatan, padahal ada penerangan alami yang gratis dari alam.

Efesiensi kulkas.
Sebaiknya ganti kulkas yang sudah tua, yang beli tahun 2001 dan sebelumnya dengan kulkas baru.
Hal ini mengingat dalam 10 tahun, kulkas mengalami peningkatan-peningkatan kebutuhan daya hingga mencapai 75%. Sementara, kulkas baru dengan standar hemat energi dapat menghemat 20%.

Kurangi juga frekuensi membuka pintu kulkas. hampir 7% energi akan terbuang jika pintu kulkas terlalu sering atau lama dibuka. Selain itu, untuk setiap menit anda membuka pintu kulkas, akan diperlukan tiga menit full energi untuk mengembalikan suhu kulkas ke suhu yang diinginkan.
Walaupun ini hanya hal sepele, namun ini merupakan pemborosan yang tidak perlu, jadi usahakan menutup pintu kulkas dengan rapat untuk menjaga suhu dalam kulkas.

Tempatkan kulkas minimal 15cm dari tembok rumah dan jauhkan dari sumber panas, seperti kompor, sinar matahari, maupun radiator, karena hal tersebut dapat berpengaruh besar pada penarikan listrik.

Jangan mengisi kulkas terlalu penuh. Hal ini dapat menghambat peredaran udara dingin yang mengakibatkan beban kerja kulkas lebih berat.

Jangan langsung memasukkan makanan yang masih panas kedalam kulkas. Dengan melakukan hal-hal diatas, anda dapat menghemat biaya pengeluaran listrik yang bersumber dari kulkas.

Menyimpan air panas dalam termos agar tidak sering – sering memasak air.
Ini merupakan hal yang cukup efektif karena jika kita terlalu sering memasak air padahal penggunaannya hanya sedikit, maka akan kurang efektif dibandingkan jika kita memasak banyak air, lalu menyimpannya di termos, sehingga energi yang digunakan tidak terlalu banyak.

Mematikan keran air jika bak penampungan air telah penuh.
Terkadang beberapa orang sering lupa mematikan keran air, sehingga air dalam penampungan terlalu penuh dan airnya meluap, sehingga membuang persediaan air bersih, padahal air bersih juga memerlukan proses yang memerlukan energi untuk memprosesnya.
Bukankan selain memboroskan biaya air bersih, ini juga memboroskan energi?

Tidak sering mandi air hangat.
Mandi air hangat memang enak, dan menghangatkan tubuh, namun air hangat tersebut juga memakai energi untuk memanaskannya bukan??
Lebih baik mandi menggunakan air dingin, karena selain menghemat energi, juga baik untuk kesehatan tubuh.
Untuk sekedar info, salah satu rahasia orang panjang umur adalah mandi air dingin.

Membersihkan lantai dengan sapu, tidak dengan pengisap debu.
Membersihkan lantai dengan penghisap debu tentu memerlukan listrik yang cukup banyak, jadi lebih baik kita menggunakan sapu yang sama sekali tidak menggunakan listrik, hanya menggunakan energi tubuh kita.
Bukankah ini juga untuk membugarkan tubuh kita?

Gunakan bola lampu yang hemat energi.
Lampu neon merupakan lampu yang hemat energi dibanding lampu pijar.
Satu bola lampu neon dapat menghemat tagihan listrik dan dapat bertahan 10 kali lebih lama daripada lampu biasa.

Atur tingkat panas sesuai bahan yang akan disetrika.
Bersihkan kerak pada setrika yang dapat menghambat panas. Matikan kalau tidak dipakai.

Kurangi penggunaan Kipas angin.
Kalau bisa membuka jendela dan cukup sirkulasi udara, mungkin tak perlu lagi kipas angin. Kalau masih ingin menggunakan kipas angin, gunakanlah timer atau pengatur waktu sesuai kebutuhan atau matikan jika tidak ada orang di dalam ruangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar